Jumat, 09 April 2010

Wah.. Pajak Sarang Walet ke China Masih 17 Persen

SURABAYA,KOMPAS.com - Meski perjanjian pasar bebas ASEAN-China telah berlaku sejak Januari lalu. Namun, hingga saat ini ekspor sarang walet ke China masih terkena pajak sebesar 17 persen. Padahal potensi ekspor sarang walet Indonesia mencapai 500 ton hingga 600 ton per tahun dengan nominal sekitar Rp 7,5 triliun.

"Pemberlakukan pajak ekspor sebesar 17 persen ke China sangat disesalkan para peternak dan pedagang sarang walet. Ini sangat ironis karena negara-negara anggota ASEAN lainnya seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand dapat mengekspor sarang walet ke China tanpa terkena pajak," kata Ketua Asosiasi Peternak Pedagang Sarang Walet Indonesia (APPSWI) Wahyudin Husein, Jumat (9/4/2010) di Surabaya.

Dengan adanya tarif pajak sebesar 17 persen, para peternak dan pedagang sarang walet terpaksa mengekspor sarang walet melalui Hongkong. Ekspor sarang walet melalui Hongkong memiki konsekuensi berkurangnya harga sekitar Rp 2 juta per kilogram.

Harga sarang walet bersih berkisar Rp 16 juta hingga Rp 19 juta per kilogram. Karena melewati Hongkong, harga tersebut dipotong Rp 2 juta tiap kilogram menjadi rata-rata Rp 14 juta per kilogram hingga Rp 17 juta per kilogram. "Apabila tak ada pajak ekspor, sebenarnya harga sarang walet akan lebih mahal jika langsung diekspor ke China. Tapi, hingga sekarang China masih bersikeras untuk menerapkan pajak sebesar itu pada produk sarang walet dengan alasan Indonesia belum terbebas dari virus flu burung," ujarnya.

Wahyudin khawatir, mekanisme ekspor sarang walet yang musti melewati Hongkong justru menjadi alat politik dagang bagi pemerintah China. Ekspor sarang walet dari Indonesia ke Hongkong otomatis akan memberikan pemasukan devisa bagi Hongkong.

Saat ini, sebagian besar bahan baku sarang burung walet Indonesia justru diberi label produk Hongkong. Padahal, sebagian besar sarang walet itu berasal dari Indonesia.

Campur tangan pemerintah

Menyikapi masalah ini, APPSWI meminta Kementrian Perdagangan untuk memperjuangkan agar ekspor sarang walet ke China tak dibebani pajak seperti halnya produk-produk ekspor lainnya. "Kami juga berharap atase perdagangan Indonesia di China dapat berkomunikasi dengan asosiasi peternak dan pedagang sarang walet untuk menyelesaikan persoalan ini," kata dia.

Apabila ekspor sarang burung walet akhirnya dibebaskan dari pajak, para peternak dan pengusaha mengharapkan pemerintah memberlakukan aturan atau pembatasan agar sarang burung walet tak diekspor dalam bentuk bahan baku.

Alasannya, proses pengolahan bahan baku sarang walet menyerap tenaga kerja besar hingga mencapai 200.000 orang per hari. "Jika tak ada pembatasan seperti itu, maka orang China akan semakin leluasa mengambil bahan baku sarang burung walet ke Indonesia dan parahnya banyak tenaga kerja yang harus hilang karena proses pengolahan bahan baku berpindah ke China," ucapnya.

sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/09/21045337/Wah...Pajak.Sarang.Walet.ke.China.Masih.17.Persen

2.000 Wirausahawan Hadiri Pesta Wirausaha

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi perekonomian sekarang ini memiliki pengaruh besar terhadap banyak perusahaan. Efek dari masalah ini adalah pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan perusahaan untuk menekan pengeluaran. Oleh karena itu, menjadi pengusaha atau wirausahawan merupakan salah satu pilihan logis yang perlu dijalani.

Sebuah komunitas wirausahawan terbesar di Indonesia yaitu Komunitas Tangan Di Atas (TDA) berusaha memfasilitasi proses pembelajaran kewirausahaan di Indonesia melalui kegiatan-kegiatan yang berskala nasional secara konsisten. Hingga saat ini, komunitas TDA telah memiliki 12.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Presiden TDA, Iim Rusyamsi ketika upacara pembukaan Pesta Wirausaha 2010 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (10/4/2010).

"Pesta Wirausaha 2010 kali ini memiliki semangat Fight-Grow-Win. Semangat ini agar semakin memacu semangat dan kreativitas para wirausahawan untuk terus berusaha." ujar Iim. Pesta Wirausaha 2010 ini diselenggarakan dalam rangka Ulang Tahun ke-4 TDA.

Jika pada tahun lalu TDA berhasil mendatangkan 1000 wirausahawan, pada tahun ini TDA menghadirkan lebih dari 2.000 wirausahawan dalam Pesta Wirausaha. Para wirausahawan ini berasal dari Pekalongan, Jogja, Solo, Manado, Medan dan beberapa daerah lainnya.

Pesta Wirausaha ini juga menawarkan seminar-seminar berkualitas yang menghadirkan pembicara ternama seperti Wakil Ketua Kadin Bidang UMKM Sandiaga Uno, Putri Indonesia 2007 Zivanna Letisha Siregar dan pemilik group media Trans TV dan Bank Mega, Chairul Tanjung. Bagi para pengunjung Pesta Wirausaha 2010 yang diadakan 10-11 April 2010 ini dapat menikmati expo yang menawarkan beraneka macam barang yang berasal dari industri rumahan.
sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/10/11211625/2.000.Wirausahawan.Hadiri.Pesta.Wirausaha

Markus Pajak, Penerimaan Negara Bocor 23 Persen

JAKARTA, KOMPAS.com- Penerimaan negara dari perpajakan mengalami kebocoran sekitar 23 persen akibat adanya mafia perpajakan. Martin Hutabarat, anggota DPR Komisi DPR dari Fraksi Gerindra mengatakan potensi penerimaan perpajakan seharusnya bisa mencapai Rp 700 triliun per tahun.

"Kalau bisa menghilangkan markus perpajaan kita bisa penerimaan Rp 700 triliun. Jadi ini kan 23 persen hilang," kata Martin,di sela-sela diskusi mingguan bertajuk Mimpi Bernatas Korupsi, di Warung daun, Jakarta, Sabtu ( 10/4/2010 ).

Bandingkan dengan penerimaan pajak tahun lalu yang hanya mencapai Rp 565, 77 triliun. Angka ini juga tidak mampu memenuhi target yang telah dipatok pemerintah untuk penerimaan paja tahun 2009 yang mencapai Rp 577 triliun.

"Akibat markus pajak, negara kita mengalami kerugian. Penerimaan negara tahun lalu kita dari pajak hanya bisa Rp 560 triliun, dari target Rp 577 triliun . Itu sangat kecil," tutur dia.

Menurut dia, apabila markus perpajakan diberantas, pertumbuhan ekonomi juga bisa lebih tinggi dibandingkan dengan yang dipatok oleh pemerintah yang hanya 7 persen pada tahun 2014 . Tak hanya itu, dia meyakini pertumbuhan ekonomi juga bisa lebih merata dibandingkan saat ini. "Dengan ini, pertumbuhan ekonomi yang dibagga-banggakan oleh Presiden itu bisa lebih tinggi lagi," tandas dia.
sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/10/1047387/Markus.Pajak..Penerimaan.Negara.Bocor.23.Persen

Saldo Rekening Bahasjim Nol, Semua Uang Ada di Istri & Anak

Jakarta - Mantan pejabat Ditjen Pajak Bahasjim Assifie rupanya tidak menyimpan uang di rekening pribadinya. Buktinya, saldo rekening pria yang baru saja mundur dari Bappenas itu nol rupiah.

"Bahasyim itu tidak memiliki uang di rekeningnya, jumlahnya nol. Semua uang ada di rekening istri dan anak-anaknya," ujar Kasat Tipikor Polda Metro Jaya AKBP Aris Munandar.

Hal itu disampaikan Aris di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2010).

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, modus kasus Bahasjim untuk sementara adalah menerima uang fee atau gratifikasi karena sebagai pejabat negara.

"Dia menyimpan uang di rekening atas nama keluarga," imbuh dia.

Menurut Boy, keluarga Bahasjim mengetahui hal itu. Polisi juga telah mengorek informasi dari mantan pegawai Bappenas itu.

Boy mengungkapkan, pihaknya telah membuka 47 transaksi dan semuanya dijadikan barang bukti.

sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/04/09/175621/1335541/10/saldo-rekening-bahasjim-nol-semua-uang-ada-di-istri-anak

Lima Besar Maskapai Siap Bersaing dengan Asing

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan liberalisasi penerbangan (Open Sky) untuk pesawat komersial akan berlangsung pada 2015, namun lima besar penerbangan berjadwal Indonesia dipastikan siap bersaing dengan maskapai asing.

Nantinya, setiap maskapai akan bebas terbang point to point dari negara satu ke negara lainnya tanpa dibatasi di bandara yang telah ditentukan. Direktur Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti Singayudha Gumay mengatakan, lima maskapai nasional telah siap melaksanakan implementasi Open Sky tersebut.

Lima besar maskapai nasional Indonesia adalah Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Batavia Air dan Mandala Airlines. "Mereka telah mengusulkan untuk membuka rute-rute domestik. Sebagian telah disetujui," kata Herry Bakti di Jakarta, Jumat (9/4/2010).

Sebagai contohnya, Kemenhub juga telah menyetujui sejumlah rencana pembukaan rute Mandala Ke sejumlah negara tetangga. "Demikian juga dengan Sriwijaya Air, yang rencananya membuka rute Palembang-Kuala Lumpur yang sudah ditinggalkan oleh AirAsia," tandasnya.

Dengan mulai berdatangannya armada mereka, tandasnya, maka kemampuan maskapai untuk melakukan ekspansi pun semakin besar. Termasuk membuka rute ke luar negeri. Dijelaskannya, nantinya maskapai boleh melakukan penerbangan antar bandara di satu negara ke negara lainnya point to point, tanpa dibatasi frekuensi penerbangannya.

"Saat ini memang sudah ada penerbangan semacam itu. Tetapi masih dibatasi frekuensinya dan atas persetujuan bilateral," tandas Herry.
sumber; http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/09/1704289/Lima.Besar.Maskapai.Siap.Bersaing.dengan.Asing

Rabu, 07 April 2010

Wujud Perpaduan Logika dan Emosi

Perancang-perancang baru mulai bermunculan dan menunjukkan semacam pergerakan baru seakan tidak ada hari esok. Salah satu diantaranya yang seakan ingin menekan pedal gas sekencangnya, adalah Adriani. Di usia yang tergolong muda, 27 tahun, perancang muda ini sudah memiliki beragam pengalaman bekerja bersama perancang kenamaan di Paris. Rabu, 7 April 2010, menjadi penanda bahwa perancang bernama lengkap Dian Adriani Jusuf ini semakin serius menjalankan profesinya dan menandai kehadirannya di dunia mode Indonesia.

Malam itu, di Hotel Mulia, Dian, begitu ia biasa disapa, mengenakan balutan gaun minidress hitam, menyambut para media untuk konferensi pers. Seakan tak ada rasa takut, ia menjelaskan mengenai dirinya dan koleksi yang akan ia tunjukkan di malam itu. Di bawah label Adriani pret a porter de luxe, Dian mencoba menggarap pasar yang berbeda dari label sebelumnya sudah ia miliki sejak 2007, Lilou. Merek tersebut lebih berkesan santai dan etnik, karenanya dipasarkan di Bali dan Alun Alun Grand Indonesia Shopping Town.

Koleksi Adriani yang diperagakan untuk pertama kalinya ini diberi tajuk Logic & Emotion. Dian menjelaskan bahwa ia terinspirasi dengan gadis-gadis Bond, yang tangguh dan kuat, tetapi tetap memiliki sisi kelembutan. Menurutnya, di sanalah kehebatan dari wanita. Bahwa wanita bisa memiliki sisi tangguh, lewat kecerdasan dan logika. Tetapi juga memiliki emosi yang ditunjukkan lewat kepedulian (caring), lembut, dan emosi kasih. Kedua kekuatan wanita itu digambarkan Dian dalam bentuk struktur dan potongan pakaian untuk sisi logika. Sementara untuk sisi emosi, ia menggunakan lembutnya kontur draperi, lekuk kain sifon, dan sebagainya.

Di konferensi persnya, Dian menjelaskan bahwa koleksinya ini banyak menggunakan detail-detail. Muara Bagdja, pemerhati mode yang juga bertindak sebagai koordinator media menambahkan, seraya menunjukkan pada pakaian yang dikenakan Dian, bahwa koleksi-koleksi Dian banyak yang menggunakan detail rumit, dan untuk bisa "menikmati"nya, harus memerhatikan langsung dari dekat. Malam itu, koleksi Adriani memang terlihat banyak menggunakan detail yang cukup rumit. Dari garis-garis sambungan kain yang mencipta corak tersendiri, potongan cut out, draperi, hingga lipatan-lipatan kain yang membentuk tekstur seperti sisik ikan.

"Menurut saya, label Adriani memiliki dua hal yang menarik, yakni Dian adalah bagian dari gelombang baru desainer-desainer baru Indonesia yang terus menggulirkan dunia mode yang terus berkembang. Juga, bahwa ia meluncurkan koleksi siap pakainya ini dalam bentuk yang eksklusif, dalam arti dengan jumlah terbatas, dan tidak massal," terang Muara Bagdja, di kesempatan yang sama.

Dian bertutur bahwa ia bangga akan kemajuan dunia mode di Indonesia, khususnya selama 5 tahun terakhir ini. Menurutnya, sudah banyak desainer Indonesia yang berani keluar dari "pakem" payet, kristal, dan manik-manik. Bahwa semakin banyak yang mulai bergerak dengan desain-desain yang sifatnya konstruksi, teknik jahit, dan permainan detail.

"Koleksi siap pakai Adriani pret a porter de luxe, untuk sementara ini bisa didapatkan di butik Gaya, Plaza Indonesia lantai 2. Namun, ke depannya kami akan mencoba merambah ke department store lainnya," terang Maharani Puteri, brand manager Adriani.

Sumber:

http://female.kompas.com/read/xml/2010/04/08/10401476/Wujud.Perpaduan.Logika.dan.Emosi.di.Mata.Adriani

Korban Tewas Kerusuhan di Kirgistan Jadi 65 Orang



BISHKEK, KOMPAS.com — Setidaknya 65 orang tewas dan 400 lainnya terluka akibat bentrokan antara polisi dan pihak oposisi di ibu kota Kirgistan, Bishkek, Rabu (7/4/2010).

"Kami memiliki data 65 orang tewas di Bishkek saat ini dan sekitar 400 orang lainnya terluka," kata seorang pejabat Kementerian Kesehatan, Kamis. Pada Rabu malam, kementerian itu mengatakan, sedikitnya 47 orang tewas dalam bentrokan tersebut.

Pemerintah Turki mengikuti dengan gelisah kerusuhan yang berawal di kota Talas itu hari Selasa, lalu menyebar ke ibu kota negeri itu, Bishkek, kemarin. Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki, Rabu, kedutaan besarnya di Bishkek telah membentuk bagian krisis guna mengikuti perkembangan paling akhir mengenai peristiwa kejadian tersebut.

"Turki memiliki kepentingan pada kestabilan, kesejahteraan, dan kemakmuran negara sahabat, Kirgistan, dan siap melakukan tindakan apa pun guna memulihkan kestabilan dan keamanan di Kirgistan," demikian antara lain isi pernyataan tersebut.

Menurut laporan paling akhir dari pihak oposisi, sedikitnya 100 orang tewas dan lebih dari 200 orang cedera dalam bentrokan antara polisi dan pemrotes, yang menuntut pengunduran diri Presiden Kurmanbek Bakyev.

Sumber:

http://internasional.kompas.com/read/2010/04/08/10393927/Korban.Tewas.Kerusuhan.di.Kyrgyzstan.Jadi.65.Orang