Jakarta, Dokter spesialis paru-paru asal Austria Prof Dr Friederich Bischinger pernah menyarankan orang untuk makan upil (kotoran hidungnya) sendiri karena diklaim bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
Penemuan Prof Bischinger tahun 2004 itu sempat menjadi kontroversial. Banyak orang awam dan paramedis yang menolak mentah-mentah teori Prof Bischinger dan mengatakan teori itu tidak masuk akal.
Alasannya upil adalah kotoran yang menjijikkan karena lendir kering itu justru menjadi sampah karena berbahaya masuk dalam tubuh. Jika makan upil sama saja dengan makan semua organisme atau bakteri yang harusnya dikeluarkan melalui hidung. Tapi menurut Prof Bischinger mengupil dengan menggunakan jari-jari sendiri adalah sesuatu yang sehat, menyenangkan dan lebih sesuai dengan tubuh manusia.
"Mengupil dengan menggunakan jari sendiri tentunya bisa menjangkau tempat yang tidak bisa dicapai jika menggunakan sapu tangan. Selain itu juga bisa menjaga hidung agar tetap bersih," ujar Prof Bischinger, seperti dikutip dari DailyTimes, Selasa (27/4/2010).
Upil itu sendiri terbentuk dari kotoran yang masuk ke dalam lubang hidung melalui proses pernapasan. Debu dan kotoran yang masuk ke hidung ini akan disaring oleh filter atau bulu-bulu hidung. Kotoran yang tidak tersaring akan ditangkap oleh lendir yang ada dihidung. Lama kelamaan lendir ini akan mengeras dan terbentuklah upil.
"Makan upil kering adalah cara yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Secara medis itu masuk akal dan hal yang wajar untuk dilakukan. Dalam sistem kekebalan, hidung adalah filter yang menyaring banyak bakteri menjadi satu dan ketika campuran ini tiba di usus akan bekerja seperti obat," kata Prof Bischinger.
"Obat moderen selalu berusaha untuk melakukan hal yang sama dengan metode yang jauh lebih rumit, orang-orang yang mengupil dan memakannya secara alami mendorong sistem kekebalan tubuh mereka secara cuma-cuma," imbuhnya.
Mengupil merupakan kegiatan yang positif karena membantu membersihkan hidung dari kotoran. Hal ini tentu saja membuat seseorang bisa bernapas lebih baik karena tidak ada yang menghalangi jalur pernapasan.
Prof Bischinger menunjukkan saat masih kecil anak-anak senang untuk mengupil hidungnya sendiri. Tapi saat beranjak dewasa kebiasaan ini mulai terhalang oleh adanya tekanan dari masyarakat yang menganggap hal tersebut adalah suatu tindakan menjijikkan dan anti-sosial.
Hasil ini memang cukup mencengangkan, karena selama ini orang menganggap kalau upil adalah suatu kotoran yang harus dibuang dan bukan untuk dikonsumsi. Tapi bagi Prof Bischinger, upil juga bisa bertindak sebagai vitamin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.
Dr. Agus Subagio, Sp THT, dokter spesialis THT yang praktik di RS Puri Indah Jakarta mengaku tidak bisa memberikan komentar apakah penemuan ini terbukti menyehatkan atau tidak. Namun diakui Dr Agus bahwa Prof Bischinger adalah orang yang sangat disegani di dunia medis karena banyak penemuannya yang bermanfaat.
"Banyak teori-teori bedah sinus berasal dari penemuan Prof Bischinger, tapi kalau masalah manfaat upil saya belum paham," kata Dr Agus ketika dihubungi detikHealth, Selasa (27/4/2010).
Tapi pada dasarnya lanjut Dr Agus, tubuh manusia diciptakan sempurna dengan sistem pertahanan yang canggih dan berlapis-lapis. Mulai dari bagian luar hingga bagian dalam terdapat sistem pertahanan tubuh masing-masing.
Sumber: http://health.detik.com/read/2010/04/27/175547/1346576/766/upil-meningkatkan-sistem-kekebalan-tubuh?993306755
Selasa, 27 April 2010
Banyak Senyum Bikin Awet Muda
Liputan6.com, Cambridge: Merasa tidak percaya diri karena Anda merasa terlihat tua? Hal ini dapat diatasi cukup dengan menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Resep awet muda kali ini memang terkesan sangat sederhana. Dibuktikan oleh Erlene Rosowsky, PsyD, asisten profesor klinis bidang psikologi di Harvard Medical School yang menyebutkan, saat Anda merawat tubuh, maka rasa percaya diri akan turut meningkatkan status sehat Anda.
Sementara menurut Lauren Solomon, penulis buku "Image Matter! First Steps on the Journey to Your Best Self", terdapat keterkaitan antara senyum yang "kusam" dengan penuaan. Seiring bertambahnya usia, kandungan email digigi juga mengalami penuaan yang menyebabkan gigi terlihat lebih gelap.
Dengan senyum yang menampilkan gigi putih, otomatis menunjukkan Anda tampak sehat dan terlihat muda. Untuk mendapatkan seyum gigi putih yang menawan, hendaknya hindari segala sesuatu yang dapat mengotori gigi, seperti meminum kopi dan anggur merah, serta menghentikan kebiasaan merokok.
Selain itu, Anda juga dapat meminta bantuan dokter gigi untuk melakukan perawatan secara rutin dan pemutihan gigi. Setelah semua dilakukan, jangan lupa merawat gigi di rumah, mulai dari menyikat gigi dua kali sehari dan melakukan flossing setiap hari. Langkah ini juga dapat mengurangi risiko penyakit periodontal yang dapat menyebabkan gigi tanggal.(Preventionindonesia.
Sumber: http://kesehatan.liputan6.com/berita/201004/274447/Banyak.Senyum.Bikin.Awet.Muda
Sementara menurut Lauren Solomon, penulis buku "Image Matter! First Steps on the Journey to Your Best Self", terdapat keterkaitan antara senyum yang "kusam" dengan penuaan. Seiring bertambahnya usia, kandungan email digigi juga mengalami penuaan yang menyebabkan gigi terlihat lebih gelap.
Dengan senyum yang menampilkan gigi putih, otomatis menunjukkan Anda tampak sehat dan terlihat muda. Untuk mendapatkan seyum gigi putih yang menawan, hendaknya hindari segala sesuatu yang dapat mengotori gigi, seperti meminum kopi dan anggur merah, serta menghentikan kebiasaan merokok.
Selain itu, Anda juga dapat meminta bantuan dokter gigi untuk melakukan perawatan secara rutin dan pemutihan gigi. Setelah semua dilakukan, jangan lupa merawat gigi di rumah, mulai dari menyikat gigi dua kali sehari dan melakukan flossing setiap hari. Langkah ini juga dapat mengurangi risiko penyakit periodontal yang dapat menyebabkan gigi tanggal.(Preventionindonesia.
Sumber: http://kesehatan.liputan6.com/berita/201004/274447/Banyak.Senyum.Bikin.Awet.Muda
Minggu, 25 April 2010
Wow, Ilmuwan Temukan Arus 40 Kali Amazon
JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa ilmuwan menemukan arus samudra dalam yang bergerak cepat dengan volume 40 kali Sungai Amazon di dekat Kutub Selatan, yang akan membantu para peneliti memantau dampak perubahan iklim di samudra di dunia.
Satu tim ilmuwan Australia dan Jepang, dalam satu studi yang disiarkan di dalam jurnal Nature Geoscience, Minggu (25/4/2010), mendapati, arus tersebut bagian penting pola sirkulasi samudra global yang membantu memantau iklim planet.
Para ilmuwan sebelumnya telah mendeteksi bukti mengenai arus tersebut tapi tak memiliki data mengenai itu.
"Kami tidak mengetahui apakah itu adalah bagian sirkulasi penting atau tidak dan ini memperlihatkan secara jelas bahwa itu adalah bagian sirkulasi," kata seorang penulis studi tersebut, Steve Rintoul, kepada koresponden Reuters mengenai perubahan iklim David Fogarty.
Rintoul, dari Antarctic Climate and Ecosystems Cooperative Research Center di Hobart, mengatakan, itu terbukti merupakan arus samudra dalam yang paling cepat yang pernah ditemukan, dengan kecepatan rata-rata 20 sentimeter. Arus tersebut juga ditemukan membawa lebih dari 12 juta meter kubik air garam yang sangat dingin per detik dari Antartika.
"Pada kedalaman tiga kilometer di bawah permukaan air ini, ini adalah kecepatan paling kuat yang pernah dicatat dan kami saksikan sejauh ini. Ini benar-benar mengejutkan kami," katanya.
Dia mengatakan, arus itu membawa air yang kaya akan oksigen yang tenggelam jauh di Kutub Selatan ke lembah sungai samudra dalam lebih ke utara di sekitar Dataran Tinggi Kerguelen di bagian selatan Samudra Hindia lalu bercabang ke luar.
Sabuk pengantar global
Arus itu membentuk bagian dari jaringan kerja yang jauh lebih besar yang merentang semua samudra di dunia, dan bertindak seperti sabuk pengantar raksasa untuk membagikan panas ke seluruh dunia.
Samudra juga adalah tempat penyimpanan utama karbon dioksida, gas rumah kaca utama yang tersiar secara alamiah dan oleh ulah manusia, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil.
Contohnya, Arus Teluk membawa air hangat ke Atlantik Utara, dan memberi Eropa utara iklim yang relatif sedang. Kegagalan arus tersebut, yang telah terjadi pada waktu lalu, akan menceburkan banyak bagian Eropa ke dalam kebekuan parah, kata para ilmuwan.
"Arus dalam itu bersama dengan Dataran Tinggi Kerguelen adalah bagian dari sistem arus samudra global yang disebut sirkulasi berbalik, yang menentukan seberapa banyak panas dan karbon yang dapat diisap oleh samudra," kata Rintoul.
Satu bagian penting sirkulasi itu adalah pembentukan sangat banyak volume air garam yang sangat dingin di beberapa daerah di sepanjang pantai Antartika yang kemudian tenggelam ke dasar dan mengalir ke lembah lain samudra.
Tim tersebut menggelar peralatan pengukur yang dilabuhkan ke dasar laut pada kedalaman sampai 4,5 kilometer dan mencatat kandungan garam, temperatur dan kecepataan arus selama dua tahun.
"Pengukuran terus-menerus yang diberikan oleh penambatan itu memungkinkan kami, untuk pertama kali, menentukan seberapa banyak air yang dibawa oleh arus dalam tersebut ke utara," kata Rintoul.
Dia mengatakan, masalah penting untuk meramalkan iklim ialah apakah sirkulasi berbalik akan terus bertahan pada kekuatannya saat ini atau apakah arus itu peka terhadap perubahan seperti perubahan iklim.
Itu berarti pengukuran peningkatan lebih lanjut mengenai kecepatan dan volume air garam yang dingin yang tercipta di sekitar Antartika.
sumber: http://sains.kompas.com/read/2010/04/26/11442961/Wow..Ilmuwan.Temukan.Arus.40.Kali.Amazon-5
Satu tim ilmuwan Australia dan Jepang, dalam satu studi yang disiarkan di dalam jurnal Nature Geoscience, Minggu (25/4/2010), mendapati, arus tersebut bagian penting pola sirkulasi samudra global yang membantu memantau iklim planet.
Para ilmuwan sebelumnya telah mendeteksi bukti mengenai arus tersebut tapi tak memiliki data mengenai itu.
"Kami tidak mengetahui apakah itu adalah bagian sirkulasi penting atau tidak dan ini memperlihatkan secara jelas bahwa itu adalah bagian sirkulasi," kata seorang penulis studi tersebut, Steve Rintoul, kepada koresponden Reuters mengenai perubahan iklim David Fogarty.
Rintoul, dari Antarctic Climate and Ecosystems Cooperative Research Center di Hobart, mengatakan, itu terbukti merupakan arus samudra dalam yang paling cepat yang pernah ditemukan, dengan kecepatan rata-rata 20 sentimeter. Arus tersebut juga ditemukan membawa lebih dari 12 juta meter kubik air garam yang sangat dingin per detik dari Antartika.
"Pada kedalaman tiga kilometer di bawah permukaan air ini, ini adalah kecepatan paling kuat yang pernah dicatat dan kami saksikan sejauh ini. Ini benar-benar mengejutkan kami," katanya.
Dia mengatakan, arus itu membawa air yang kaya akan oksigen yang tenggelam jauh di Kutub Selatan ke lembah sungai samudra dalam lebih ke utara di sekitar Dataran Tinggi Kerguelen di bagian selatan Samudra Hindia lalu bercabang ke luar.
Sabuk pengantar global
Arus itu membentuk bagian dari jaringan kerja yang jauh lebih besar yang merentang semua samudra di dunia, dan bertindak seperti sabuk pengantar raksasa untuk membagikan panas ke seluruh dunia.
Samudra juga adalah tempat penyimpanan utama karbon dioksida, gas rumah kaca utama yang tersiar secara alamiah dan oleh ulah manusia, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil.
Contohnya, Arus Teluk membawa air hangat ke Atlantik Utara, dan memberi Eropa utara iklim yang relatif sedang. Kegagalan arus tersebut, yang telah terjadi pada waktu lalu, akan menceburkan banyak bagian Eropa ke dalam kebekuan parah, kata para ilmuwan.
"Arus dalam itu bersama dengan Dataran Tinggi Kerguelen adalah bagian dari sistem arus samudra global yang disebut sirkulasi berbalik, yang menentukan seberapa banyak panas dan karbon yang dapat diisap oleh samudra," kata Rintoul.
Satu bagian penting sirkulasi itu adalah pembentukan sangat banyak volume air garam yang sangat dingin di beberapa daerah di sepanjang pantai Antartika yang kemudian tenggelam ke dasar dan mengalir ke lembah lain samudra.
Tim tersebut menggelar peralatan pengukur yang dilabuhkan ke dasar laut pada kedalaman sampai 4,5 kilometer dan mencatat kandungan garam, temperatur dan kecepataan arus selama dua tahun.
"Pengukuran terus-menerus yang diberikan oleh penambatan itu memungkinkan kami, untuk pertama kali, menentukan seberapa banyak air yang dibawa oleh arus dalam tersebut ke utara," kata Rintoul.
Dia mengatakan, masalah penting untuk meramalkan iklim ialah apakah sirkulasi berbalik akan terus bertahan pada kekuatannya saat ini atau apakah arus itu peka terhadap perubahan seperti perubahan iklim.
Itu berarti pengukuran peningkatan lebih lanjut mengenai kecepatan dan volume air garam yang dingin yang tercipta di sekitar Antartika.
sumber: http://sains.kompas.com/read/2010/04/26/11442961/Wow..Ilmuwan.Temukan.Arus.40.Kali.Amazon-5
Inilah Enam Modus Penggelapan Pajak
JAKARTA, KOMPAS.com - Dari penelusuran kasus penggelapan pajak yang dilakukan oleh Gayus Tambunan maupun kasus yang diungkap mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji, Polri menyimpulkan enam modus penggelapan pajak yang dilakukan selama ini.
Hal ini diungkapkan Kapolri Jendral Pol. Bambang Hendarso Danuri dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Senin (26/4/2010). "Diketahui, kasus makelar pajak dilakukan simultan," tutur Bambang.
Keenam modus itu adalah modus pertama melibatkan konsultan pajak, modus kedua melibatkan wajib pajak supaya penerimaan negara nol. Lalu, modus ketiga melibatkan pegawai pajak. Modus keempat melibatkan konsultan pajak gelap. Modus kelima dilakukan dengan menahan surat ketetapan pajak dan modus keenam dilakukan dengan SPP dan SKP fiktif seolah-olah sudah disetorkan ke sebuah bank.
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan terhadap SJ, Polri sudah sampai pada posisi dua kasus, yaitu kaitannya dengan indikasi pokoj penyindik, penuntut dan pihak praperadilan. Posisi kedua adalah kasus PT Arwana.
sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/26/11505471/Inilah.Enam.Modus.Penggelapan.Pajak-5
Hal ini diungkapkan Kapolri Jendral Pol. Bambang Hendarso Danuri dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Senin (26/4/2010). "Diketahui, kasus makelar pajak dilakukan simultan," tutur Bambang.
Keenam modus itu adalah modus pertama melibatkan konsultan pajak, modus kedua melibatkan wajib pajak supaya penerimaan negara nol. Lalu, modus ketiga melibatkan pegawai pajak. Modus keempat melibatkan konsultan pajak gelap. Modus kelima dilakukan dengan menahan surat ketetapan pajak dan modus keenam dilakukan dengan SPP dan SKP fiktif seolah-olah sudah disetorkan ke sebuah bank.
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan terhadap SJ, Polri sudah sampai pada posisi dua kasus, yaitu kaitannya dengan indikasi pokoj penyindik, penuntut dan pihak praperadilan. Posisi kedua adalah kasus PT Arwana.
sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/04/26/11505471/Inilah.Enam.Modus.Penggelapan.Pajak-5
Matematika Dapat 9,75 tapi Tak Lulus UN
JAKARTA, KOMPAS.com - Predikat kelulusan ternyata tidak mudah diraih. Nilai nyaris sempurna di satu mata pelajaran, status kelulusan tetap saja tertunda jika gagal di mata pelajaran lain. Setidaknya, hal inilah yang dialami Prasetyo siswa SMAN 68 Salemba, Jakarta Pusat.
Pras, demikian ia biasa dipanggil, mendapat nilai 9,75 di mata pelajaran matematika. Namun apa mau dikata, nilai biologinya jauh di bawah standar kelulusan. Siswa jurusan IPA ini pun harus bersabar guna mencapai predikat lulus dengan menempuh UN ulangan pada 11-13 Mei mendatang.
"Terus terang saya memang kaget sekali waktu ujian biologi, karena banyak materinya yang di luar materi yang biasa diajarkan di sekolah. Saya juga sempat shock," kata Pras saat ditemui Kompas.com saat mendaftar ulang UN ulangan di SMAN 68, Jakarta Pusat, Senin (26/4/2010).
Kekagetan ini tidak hanya dirasakan oleh Pras seorang diri. Para guru Pras di SMAN 68 pun tak menyangka jika Pras terpaksa menempuh UN ulangan. Pasalnya, Pras termasuk siswa berprestasi di sekolahnya. "Nilainya semua bagus-bagus. Matematikanya saja dapat 9,75. Malah mungkin kalau dia belum pusing karena ujian biologi, dia bisa dapat sepuluh di matematika," ujar salah seorang guru di SMAN 68.
Pras memang gagal di mata pelajaran biologi. Sedangkan di mata pelajaran lainnya dalam UN, ia mendapat nilai di atas rata-rata. Selain matematika, ia pun mendapat nilai 9,50 di mata pelajaran kimia. Beberapa mata pelajaran lainnya pun nilai Pras jauh di atas standar kelulusan.
Selain Pras, juga terdapat beberapa siswa bernasib sama di SMAN 68. Pada tahun ini, SMAN 68 sebagai salah satu sekolah unggulan di DKI Jakarta memang mengalami penurunan dalam jumlah kelulusan siswa. Tercatat 11 siswa gagal dalam menempuh UN tahun ini. Berdasarkan catatan bidang akademik dan kesiswaan SMAN 68, hampir semua yang tertunda kelulusannya ini justru dari siswa siswi yang tergolong memiliki kemampuan di atas rata-rata.
"Memang dalam menempuh UN itu terdapat banyak faktor yang berpengaruh pada hasil ujian. Ada siswa yang luar biasa pintar tapi bisa gagal pada sejumlah mata pelajaran. Ini ada banyak faktor penentunya," kata Kepala Sekolah SMAN 68 Pono Fadlulah.
Sama seperti Pras, hal serupa terjadi pada Rahmi Sofiyati. Siswa jurusan IPA ini juga terpaksa tertunda kelulusannya karena gagal dalam satu mata pelajaran. Padahal Rahmi adalah salah satu siswi yang cerdas. Pono mengakui Rahmi cukup berprestasi dan sangat mengagetkan jika harus menempuh UN ulangan. "Padahal Rahmi ini sudah diterima di Universitas Gajah Mada," tuturnya.
Secara keseluruhan, kata Pono, terjadi penurunan tingkat kelulusan di SMAN 68. Namun demikian, hal ini bukan berarti amat mengecewakan karena rata-rata UN di SMAN 68 tetap cukup tinggi. Tercatat, misalnya mada mata pelajaran matematika, di jurusan IPA dan IPS total ada 11 anak yang mendapat sempurna atau nilai 10.
"Secara tidak langsung, faktor-faktor di luar akademis memang bisa berpengaruh pada kesiapan siswa. Misalnya pada masalah psikologis. Tapi, ini pun bukan akhir dari segalanya. Siswa yang gagal dalam UN masih bisa ikut UN ulangan, dan predikatnya ketika lulus pun sama dengan siswa lainnya yang sudah lulus duluan," tandasnya.
sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2010/04/26/11323421/Matematika.Dapat.9.75.tapi.Tak.Lulus.UN-5
Pras, demikian ia biasa dipanggil, mendapat nilai 9,75 di mata pelajaran matematika. Namun apa mau dikata, nilai biologinya jauh di bawah standar kelulusan. Siswa jurusan IPA ini pun harus bersabar guna mencapai predikat lulus dengan menempuh UN ulangan pada 11-13 Mei mendatang.
"Terus terang saya memang kaget sekali waktu ujian biologi, karena banyak materinya yang di luar materi yang biasa diajarkan di sekolah. Saya juga sempat shock," kata Pras saat ditemui Kompas.com saat mendaftar ulang UN ulangan di SMAN 68, Jakarta Pusat, Senin (26/4/2010).
Kekagetan ini tidak hanya dirasakan oleh Pras seorang diri. Para guru Pras di SMAN 68 pun tak menyangka jika Pras terpaksa menempuh UN ulangan. Pasalnya, Pras termasuk siswa berprestasi di sekolahnya. "Nilainya semua bagus-bagus. Matematikanya saja dapat 9,75. Malah mungkin kalau dia belum pusing karena ujian biologi, dia bisa dapat sepuluh di matematika," ujar salah seorang guru di SMAN 68.
Pras memang gagal di mata pelajaran biologi. Sedangkan di mata pelajaran lainnya dalam UN, ia mendapat nilai di atas rata-rata. Selain matematika, ia pun mendapat nilai 9,50 di mata pelajaran kimia. Beberapa mata pelajaran lainnya pun nilai Pras jauh di atas standar kelulusan.
Selain Pras, juga terdapat beberapa siswa bernasib sama di SMAN 68. Pada tahun ini, SMAN 68 sebagai salah satu sekolah unggulan di DKI Jakarta memang mengalami penurunan dalam jumlah kelulusan siswa. Tercatat 11 siswa gagal dalam menempuh UN tahun ini. Berdasarkan catatan bidang akademik dan kesiswaan SMAN 68, hampir semua yang tertunda kelulusannya ini justru dari siswa siswi yang tergolong memiliki kemampuan di atas rata-rata.
"Memang dalam menempuh UN itu terdapat banyak faktor yang berpengaruh pada hasil ujian. Ada siswa yang luar biasa pintar tapi bisa gagal pada sejumlah mata pelajaran. Ini ada banyak faktor penentunya," kata Kepala Sekolah SMAN 68 Pono Fadlulah.
Sama seperti Pras, hal serupa terjadi pada Rahmi Sofiyati. Siswa jurusan IPA ini juga terpaksa tertunda kelulusannya karena gagal dalam satu mata pelajaran. Padahal Rahmi adalah salah satu siswi yang cerdas. Pono mengakui Rahmi cukup berprestasi dan sangat mengagetkan jika harus menempuh UN ulangan. "Padahal Rahmi ini sudah diterima di Universitas Gajah Mada," tuturnya.
Secara keseluruhan, kata Pono, terjadi penurunan tingkat kelulusan di SMAN 68. Namun demikian, hal ini bukan berarti amat mengecewakan karena rata-rata UN di SMAN 68 tetap cukup tinggi. Tercatat, misalnya mada mata pelajaran matematika, di jurusan IPA dan IPS total ada 11 anak yang mendapat sempurna atau nilai 10.
"Secara tidak langsung, faktor-faktor di luar akademis memang bisa berpengaruh pada kesiapan siswa. Misalnya pada masalah psikologis. Tapi, ini pun bukan akhir dari segalanya. Siswa yang gagal dalam UN masih bisa ikut UN ulangan, dan predikatnya ketika lulus pun sama dengan siswa lainnya yang sudah lulus duluan," tandasnya.
sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2010/04/26/11323421/Matematika.Dapat.9.75.tapi.Tak.Lulus.UN-5
Baru, Virus untuk Membunuh Kanker
LONDON, KOMPAS.com — Virus tak selamanya menjadi momok menakutkan bagi manusia. Dengan kemajuan di bidang ilmu kedokteran, virus dapat dimodifikasi untuk membantu mengenali dan menghancurkan sel-sel kanker pada masa depan.
Kabar baik datang dari para ilmuwan di Universitas Leeds, Inggris. Kajian dan riset terbaru mereka menemukan bahwa dengan menambahkan protein ke dalam virus, maka virus dapat "diberdayakan" untuk mengenali suatu penanda atau unique marker yang akan tampak pada permukaan sel-sel kanker.
Para ahli mengklaim bahwa virus juga dapat membantu proses terapi gen pada sel-sel kanker. Sejauh ini, penelitian yang didanai Cancer Research Inggris telah berjalan di laboratoriun. Namun, para ahli berharap teknik baru ini dapat segara diaplikasikan dalam uji klinis.
Menjanjikan
Dalam risetnya, peneliti menemukan bahwa ketika virus berhasil mengenali dan menyusup ke dalam sel kanker, makhluk hidup ini juga dapat "mengirimkan" gen untuk memengaruhi sel-sel ganas ini. Gen-gen ini dapat membuat kanker menjadi sensitif terhadap obat.
Dengan kata lain, gen-gen "bunuh diri" ini dapat disusupkan dalam sel menggantikan gen-gen yang tidak sempurna yang menjadi penyebab berkembangnya kanker dalam tubuh. Proses mengintroduksi atau menyusupkan gen, atau dikenal dengan istilah terapi gen, sebenarnya bukan hal baru dalam kedokteran.
"Terapi gen tidak begitu dikenal dalam beberapa tahun terakhir. Ini bukanlah suatu indikasi bahwa terapi ini tidak berhasil, tetapi hanya karena kami belum dapat menemukan cara terbaik untuk menggunakannya," kata pemimpin riset Dr John Chester yang memublikasikan temuannya dalam jurnal kesehatan, Gene Therapy.
Saat ini para ahli di Universitas Leeds tengah menguji cobanya pada sel-sel kanker kandung kemih di laboratorium. Pada masa mendatang, para ahli meyakini, teknik baru ini dapat diaplikasikan untuk jenis kanker lain.
sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/2010/04/26/09215034/Baru..Virus.untuk.Membunuh.Kanker
Kabar baik datang dari para ilmuwan di Universitas Leeds, Inggris. Kajian dan riset terbaru mereka menemukan bahwa dengan menambahkan protein ke dalam virus, maka virus dapat "diberdayakan" untuk mengenali suatu penanda atau unique marker yang akan tampak pada permukaan sel-sel kanker.
Para ahli mengklaim bahwa virus juga dapat membantu proses terapi gen pada sel-sel kanker. Sejauh ini, penelitian yang didanai Cancer Research Inggris telah berjalan di laboratoriun. Namun, para ahli berharap teknik baru ini dapat segara diaplikasikan dalam uji klinis.
Menjanjikan
Dalam risetnya, peneliti menemukan bahwa ketika virus berhasil mengenali dan menyusup ke dalam sel kanker, makhluk hidup ini juga dapat "mengirimkan" gen untuk memengaruhi sel-sel ganas ini. Gen-gen ini dapat membuat kanker menjadi sensitif terhadap obat.
Dengan kata lain, gen-gen "bunuh diri" ini dapat disusupkan dalam sel menggantikan gen-gen yang tidak sempurna yang menjadi penyebab berkembangnya kanker dalam tubuh. Proses mengintroduksi atau menyusupkan gen, atau dikenal dengan istilah terapi gen, sebenarnya bukan hal baru dalam kedokteran.
"Terapi gen tidak begitu dikenal dalam beberapa tahun terakhir. Ini bukanlah suatu indikasi bahwa terapi ini tidak berhasil, tetapi hanya karena kami belum dapat menemukan cara terbaik untuk menggunakannya," kata pemimpin riset Dr John Chester yang memublikasikan temuannya dalam jurnal kesehatan, Gene Therapy.
Saat ini para ahli di Universitas Leeds tengah menguji cobanya pada sel-sel kanker kandung kemih di laboratorium. Pada masa mendatang, para ahli meyakini, teknik baru ini dapat diaplikasikan untuk jenis kanker lain.
sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/2010/04/26/09215034/Baru..Virus.untuk.Membunuh.Kanker
Pesona Spesies Langka di Galapagos
DI Samudera Pasifik ada kepualauan bernama Galapagos yang didiami berbagai spesies binatang langka yang endemik dan terisolasi dari dunia luar. Kepulauan Galapagos ini dahulunya pernah menjadi tempat yang sangat menarik bagi seorang penemu teori evolusi, Charles Darwin
Kepulauan Galapagos memiliki 13 pulau utama dan 60 lebih pulau kecil dan terbentuk dari karang dan batu-batu yang tersebar di 400 kilometer lepas laut. Kepulauan ini memiliki bentang alam dramatis yang jarang terlihat, memiliki berbagai lingkungan alam yang kompleks, ini telah membuat Galapagos sebagai tempat yang unik di bumi.
Kondisi unik dari kepulauan yang terletak 805 kilometer dari pantai barat Amerika Selatan ini telah menciptakan beragam jenis binatang yang berbeda dengan kerabatnya di belahan dunia lainnya.
Salah satunya ialah kura-kura raksasa (kura-kura Galapagos) yang tumbuh begitu besar karena nenek moyangnya, kura-kura kecil yang berenang dari daratan ke pulau itu, tidak perlu lagi bersembunyi karena tidak adanya predator di sana.
Karena kura-kura raksasa inilah waktu pertama kali ditemukan oleh orang Spanyol, pulau ini disebut 'Pulau Sikantada' yang mempunyai arti 'Pulau Setan'.
Keunikan lain dari kepulauan ini adalah cara adaptasi dari binatang yang ada di sana. Meskipun berada antarpulau yang berdekatan, masing-masing binatang dari jenis yang sama menunjukkan ciri berlainan.
Contohnya burung finch yang menggunakan paruhnya untuk mengeksplorasi sumber makanan yang berbeda. Beberapa di antaranya makan seperti burung pelatuk, ada pula yang menggunakan ranting untuk menggali serangga keluar dari lubang, sedangkan yang lain mematuki kutu dari punggung kura-kura.
Selain burung finch yang berbeda dengan saudaranya di Eropa dan kura-kura raksasa, masih banyak binatang langka lain yang bisa Anda lihat disana. Ada iguana darat, iguana laut (satu-satunya jenis iguana yang makan makanan dari laut), Pinguin Galapagos, dan Burung laut yang tak terbang.
Dengan segala keunikan bentang alam dan spesies binatang langkanya, UNESCO telah menetapkan Galapagos sebagai Situs Warisan di tahun 1978 yang kemudian diperpanjang pada Desember 2001.
Jadi siapkah diri Anda untuk berkunjung ke kepulauan yang dahulu pernah dijuluki pulau 'setan' ini? Jika siap, berbagai macam hewan langka telah menanti dan menyambut kedatangan anda di sana.
Sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/index.php/read/2010/04/24/625/2/Pesona-Spesies-Langka-di-Galapagos
Kepulauan Galapagos memiliki 13 pulau utama dan 60 lebih pulau kecil dan terbentuk dari karang dan batu-batu yang tersebar di 400 kilometer lepas laut. Kepulauan ini memiliki bentang alam dramatis yang jarang terlihat, memiliki berbagai lingkungan alam yang kompleks, ini telah membuat Galapagos sebagai tempat yang unik di bumi.
Kondisi unik dari kepulauan yang terletak 805 kilometer dari pantai barat Amerika Selatan ini telah menciptakan beragam jenis binatang yang berbeda dengan kerabatnya di belahan dunia lainnya.
Salah satunya ialah kura-kura raksasa (kura-kura Galapagos) yang tumbuh begitu besar karena nenek moyangnya, kura-kura kecil yang berenang dari daratan ke pulau itu, tidak perlu lagi bersembunyi karena tidak adanya predator di sana.
Karena kura-kura raksasa inilah waktu pertama kali ditemukan oleh orang Spanyol, pulau ini disebut 'Pulau Sikantada' yang mempunyai arti 'Pulau Setan'.
Keunikan lain dari kepulauan ini adalah cara adaptasi dari binatang yang ada di sana. Meskipun berada antarpulau yang berdekatan, masing-masing binatang dari jenis yang sama menunjukkan ciri berlainan.
Contohnya burung finch yang menggunakan paruhnya untuk mengeksplorasi sumber makanan yang berbeda. Beberapa di antaranya makan seperti burung pelatuk, ada pula yang menggunakan ranting untuk menggali serangga keluar dari lubang, sedangkan yang lain mematuki kutu dari punggung kura-kura.
Selain burung finch yang berbeda dengan saudaranya di Eropa dan kura-kura raksasa, masih banyak binatang langka lain yang bisa Anda lihat disana. Ada iguana darat, iguana laut (satu-satunya jenis iguana yang makan makanan dari laut), Pinguin Galapagos, dan Burung laut yang tak terbang.
Dengan segala keunikan bentang alam dan spesies binatang langkanya, UNESCO telah menetapkan Galapagos sebagai Situs Warisan di tahun 1978 yang kemudian diperpanjang pada Desember 2001.
Jadi siapkah diri Anda untuk berkunjung ke kepulauan yang dahulu pernah dijuluki pulau 'setan' ini? Jika siap, berbagai macam hewan langka telah menanti dan menyambut kedatangan anda di sana.
Sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/index.php/read/2010/04/24/625/2/Pesona-Spesies-Langka-di-Galapagos
Langganan:
Postingan (Atom)
