Selasa, 06 April 2010

Yoga Mata, Usir Kelelahan Indra Penglihatan


Astrid Anastasia
07/04/2010 10:35 | Tips
Liputan6.com, Jakarta: Pernahkan tiba-tiba mata Anda mendadak terasa gatal, menegang, atau mengantuk? Jika ya, berarti mata Anda sedang berbicara bahwa ia sedang kelelahan. Terlebih lagi, bagi pekerja kantoran yang diharuskan berinteraksi langsung dengan komputer dalam jangka waktu lama.

Layaknya bahu dan leher, mata juga mudah lelah. Maka dari itu disarankan bagi Anda yang banyak berinteraksi langsung dengan komputer untuk melakukan peregangan. "Melakukan latihan untuk mata, sama seperti melakukan peregangan pinggul setelah duduk di kursi sepanjang hari," jelas Karin Wiedemann dari Urban Yoga di Washingston DC, Amerika Serikat.

Berikut ini, beberapa gerakan untuk mengatasi mata tegang. yakni dengan melakukan pemanasan untuk mata dan olahraga mata. Caranya mudah. Anda bisa melakukannya sambil duduk di kursi kerja.

Dengan posisi duduk santai, Anda tinggal menggosokkan kedua telapak tangan kita untuk menciptakan suhu panas pada permukaan telapak tangan. Kemudian, telapak tangan tadi digunakan untuk menutup kedua mata dan membentuk mangkuk.

Langkah itu membantu menghalangi cahaya masuk ke mata dan membiarkan indra penglihatan menyerap panas dari telapak tangan. Posisi tersebut bisa dilakukan sekitar 10 kali pernapasan dan bisa diulang kembali.

Cara lainnya adalah olahraga mata, yakni dengan menggerak-gerakan bola mata kita. Seperti biasa, Anda bisa melakukan gerakan tersebut dengan duduk di kursi.

Ambil posisi duduk rileks, kemudian gerakkan bola mata Anda. Selama melakukan gerakan tersebut, kepala hendaknya tidak ikut bergerak. Melihat ke arah langi-langit, ke sisi kanan, ke bawah, ke sisi kiri, hingga balik lagi melihat langit-langit kembali.

Olahraga semacam itu bisa dilakukan sebanyak lima kali. Untuk putaran berikutnya, gerakan mata bisa dilakukan ke arah sebaliknya.(Preventionindonesia.com/BJK/SHA)

Sumber:





PMI Kirim 30 Satgana ke Lokasi Gempa



Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Simeulue, NAD, menerjunkan 30 personel Satuan Siaga Bencana (Satgana) ke Kecamatan Teupah Selatan yang merupakan daerah terparah akibat akibat gempa 7,2 SR tadi pagi.

"PMI Kabupaten Simeulue telah mengerahkan 30 personil Satgana ke sana. Ini juga ditambah dengan sekitar 20 orang anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat)," kata Komandan Satgana PMI Kabupaten Simeulue Irwansyah, dalam rilis kepada detikcom, Rabu (7/4/2010).

Gempa yang terjadi pada pukul 05.15 WIB pagi tadi sempat memutus akses komunikasi selama beberapa jam. Namun kini jalur komunikasi sudah berfungsi kembali meski listrik masih padam di beberapa wilayah di sana.

Gempa ini sempat dinyatakan berpotensi Tsunami sebelum akhirnya status ini dicabut pada pukul 07.40 WIB. Kepala Sub Divisi Respon Bencana Markas Pusat PMI, Rukman Bai, juga menambahkan saat gempa baru terjadi, dilaporkan banyaknya warga yang menyelamatkan diri ke bukit-bukit.

"Sudah banyak masyarakat di sana yang menyelamatkan diri ke bukit-bukit, mungkin khawatir pada potensi tsunami yang sempat diumumkan tadi pagi,” ucap Rukman.

Sejak kejadian, tercatat sudah terjadi 5 kali gempa susulan. Intensitasnya hanya dalam kisaran 5 SR.

Sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/04/07/113443/1333707/10/pmi-kirim-30-satgana-ke-lokasi-gempa?991102605

Rekor Game Berumur 28 Tahun Akhirnya Pecah

World Records, rekor dunia untuk game Asteroids merupakan salah satu rekor video game yang paling lama bertahan. Rekor untuk game terbitan Atari ini dicetak pada tahun 1982 oleh Scott Safran dan belum pernah terpecahkan selama kurang lebih 28 tahun.

Namun pada 5 April 2010, rekor itu akhirnya pecah juga. Pelakunya adalah seorang bernama John McAllister. Setelah bermain selama 58 jam non stop, McAllister akhirnya melampaui rekor Safran untuk poin terbanyak dalam permainan Asteroids.

Pecahnya rekor ini masih akan dikonfirmasi oleh Guinness sebelum tercatat secara resmi sebagai rekor dunia. Nilai yang dicapai oleh McAllister adalah 41.338.740. Sedangkan rekor Safran adalah 41.336.440.

Asteroids adalah game dengan tema luar angkasa yang terbit sejak 1979. Meski bukan yang pertama, Asteroids merupakan salah satu game yang paling populer di era kejayaan Arcade.

Sumber: http://www.detikinet.com/read/2010/04/07/113722/1333700/654/rekor-game-berumur-28-tahun-akhirnya-pecah

KPK Periksa Kekayaan 4.500 Pegawai Pajak

Liputan6.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami dan memeriksa kekayaan sekitar 4.500 orang pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. "Kita sedang mendalami laporan kekayaan sekitar 4.500 pegawai Ditjen Pajak," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Selasa (6/4).

Johan menjelaskan, ribuan wajib lapor terdiri dari penyidik pajak dan pejabat struktural. Menurut Johan, pemeriksaan kekayaan itu adalah prosedur standar dan biasa dilakukan KPK terhadap tiap laporan kekayaan penyelenggara negara. Rencananya, KPK juga bekerjasama dengan Kemenkeu untuk memeriksa kekayaan pegawai pajak yang sebelumnya tidak masuk dalam kategori wajib lapor.

Lebih jauh Johan mengtakan, perluasan kategori wajib lapor di Ditjen Pajak itu berdasar keputusan Menteri Keuangan. Dengan perluasan itu, KPK memperkirakan akan menangani laporan kekayaan sekira 10 ribu pegawai pajak. "Tapi yang penambahan itu belum kita tangani. Untuk sementara kita tangani yang 4.500 orang dulu," kata Johan.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK M. Jasin mengatakan, jumlah wajib lapor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Direktorat Jenderal Pajak adalah 4.670 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 4.465 orang sudah melapor. Hal itu berarti 205 orang di instansi itu belum memenuhi kewajiban mereka sebagai penyelenggara negara untuk melaporkan harta kekayaan.
sumber: http://berita.liputan6.com/politik/201004/271095/KPK.Periksa.Kekayaan.4.500.Pegawai.Pajak

Suku Bunga BI Tetap 6,5 Persen

Liputan6.com, Jakarta: Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI Rate atau suku bunga pada tingkat 6,5 persen. Hasil evaluasi atas kinerja perekonomian selama triwulan pertama 2010 dan prospek ekonomi ke depan menunjukkan bahwa BI Rate tersebut masih konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi 2010 dan 2011 sebesar lima persen plus minus satu persen. Demikian rilis hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Selasa (6/4), yang diterima Liputan6.com.

Dewan Gubernur juga memandang bahwa BI Rate diyakini masih kondusif bagi upaya memperkuat proses pemulihan perekonomian, menjaga stabilitas keuangan, serta mendorong intermediasi perbankan. Dewan Gubernur berpendapat bahwa penguatan ekonomi domestik terus berlanjut didukung kinerja ekonomi global yang semakin kondusif.

Perkembangan hingga triwulan pertama 2010 menunjukkan pemulihan ekonomi global, terutama di Amerika Serikat, Cina dan India, berlangsung lebih cepat dan lebih kuat dari perkiraan semula. Sementara itu, penyelesaian krisis utang Yunani sejauh ini direspons positif oleh pelaku ekonomi dan hanya berdampak terbatas di pasar finansial.

Ditulis pula dalam rilis, pemulihan ekonomi global yang disertai dengan perbaikan persepsi risiko telah mendorong optimisme yang semakin kuat di pasar finansial dan pasar komoditas. Sebagaimana dicerminkan oleh indikator pasar modal, harga komoditas dan volume perdagangan dunia yang meningkat lebih tinggi dari perkiraan semula. Demikian juga halnya dengan peningkatan arus modal masuk global ke emerging markets, termasuk Indonesia.(ANS)

sumber:
http://berita.liputan6.com/ekbis/201004/271112/Suku.Bunga.BI.Tetap.6.5.Persen

Sabtu, 03 April 2010

Dataran Tinggi Efektif Turunkan Berat Badan

RENCANAKANLAH liburan ke daerah pegunungan atau dataran tinggi. Peneliti dari Jerman mengungkap, pindah ke dataran tinggi untuk sementara waktu bisa membantu orang yang obesitas menurunkan berat badan.

Dalam studi yang didisain untuk mempelajari pengaruh ketinggian terhadap penurunan berat badan ini, peneliti menemukan bahwa semua partisipan yang terlibat mengalami penurunan berat badan.

Menurut peneliti, studi sebelumnya juga telah menghubungkan ketinggian dengan berat badan. Tapi, studi sebelumnya melibatkan pendaki dan pemain ski (yang sangat aktif secara fisik) sebagai partisipan. Karena itu, tidak bisa disimpulkan bahwa ketinggian itu sendiri memang berperan dalam penurunan berat badan.

"Kami ingin melihat apakah ketinggian memengaruhi penurunan berat badan tanpa disertai perubahan tingkat aktivitas fisik dan persediaan makanan," tutur peneliti Florian J. Lippl, MD, seperti dikutip situs webmd.com.

Percepat metabolisme

Dalam studi ini, peneliti melibatkan 20 partisipan laki-laki yang tinggal di munich , dengan ketinggian sekitar 1.740 kaki di atas permukaan laut. Mereka rata-rata berusia 56 dan semuanya obesitas (indeks massa tubuh=34). Selain itu, semua partisipan juga memiliki faktor risiko penyakit jantung dan diabetes akibat kelebihan berat badan.

Mereka diminta menjalani serangkaian pemeriksaan saat di Munich dan pemeriksaan ulang setelah berada di lokasi penelitian. Penelitian dilakukan di gunung tertinggi di Jerman, Zugspitze , dengan ketinggian sekitar 8.700 kaki dari permukaan laut.

Partisipan tinggal selama satu minggu. Dalam rentang waktu ini, para partisipan bebas minum atau makan apa pun yang mereka mau. Tapi, olahraga dibatasi hanya jalan lambat di sekitar area studi.

Peneliti memonitor asupan makanan dan aktivitas fisik para partisipan. Selanjutnya, peneliti melakukan tes follow-up setelah sebulan partisipan kembali di rumah.

Selama seminggu di gunung, berat badan partisipan rata-rat turun sebanyak 1,75 kg. Sebulan setelah berada di rumah, berat badan mereka masih turun rata-rata satu kilogram.

Sebulan setelah kembali ke rumah, partisipan masih membakar lebih banyak kalori dibandingkan pembakaran kalori di awal studi. Selain itu, kapasitas olahraga mereka juga meningkat secara dramatis.

Menurut Lippl, seminggu di gunung telah mempercepat metabolisme mereka dan membuat laki-laki lebih mudah melakukan aktivitas fisik.

"Alasan pastinya belum diketahui," terang Lippl."Orang yang obesitas cenderung kesulitan melakukan olahraga. Tapi berada di ketinggian membawa efek yang tahan lama terhadap kapasitas olahraga para partisipan ini." (IK/OL-08)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/02/07/2142/2/Dataran-Tinggi-Efektif-Turunkan-Berat-Badan

Perempuan Cenderung Gemuk Setelah Menikah

Perempuan Cenderung Gemuk Setelah Menikah

dailymail.co.uk

MENJAGA bentuk badan tetap langsing sebelum hari pernikahan merupakan suatu kebanggaan bagi perempuan. Akan tetapi, ceritanya bisa jauh berbeda setelah cincin kawin tersemat di jari.

Penelitian terbaru menemukan, dua puluh persen pengantin baru mengalami penambahan berat badan dalam waktu setahun setelah pesta pernikahan. Para pengantin baru ini mengalami penambahan berat badan rata-rata sebanyak 10,5 kilogram.

Apa alasan dibaliknya? Lebih dari setengah partisipan mengaku sudah tidak mencemaskan penampilan dan berat badan mereka setelah melewati hari bersejarah mereka, sedang satu dari lima pengantin baru mengaku terlalu memanjakan diri dengan makanan di saat bulan madu mereka.

Empat puluh dua persen mengaku terlalu rileks dengan suami mereka dan 22 persen menyatakan merasa tidak perlu lagi membuat pasangan mereka terkesan setelah terikat pernikahan.

Studi yang melibatkan 3.000 perempuan menikah ini mengungkap bahwa lebih dari satu per tiga pengantin kesulitan menerapkan pola makan sehat dalam setahun pertama pernikahan. Hal ini disebabkan oleh sudah berlalunya hari pernikahan dan bulan madu yang menjadi motivasi mereka sebelumnya.

Dua puluh lima persen mengaku menghibur diri dengan makanan untuk mengatasi kesedihan akibat berakhirnya hari besar perkawinan mereka, sedang 31 persen mengaku makan sesuka hati karena tidak tahu cara memperlakukan diri mereka sendiri setelah rencana pernikahan berlalu.

Selain tidak menerapkan pola makan sehat, hampir satu per tiga pengantin baru ini juga menyatakan lebih sedikit berolahraga dibandingkan sebelum menikah.

"Selama berbulan-bulan, menurunkan berat badan dan berusaha mendapatkan tubuh ideal untuk hari pernikahan merupakan hal terpenting bagi calon pengantin," tutur peneliti sekaligus juru bicara Yakult, seperti dikutip situs dailymail."Kemudian tiba-tiba setelah pernikahan, kita lupa menjaga ukuran pinggang."

Perempuan menikah, lanjut dia, menjadi kesulitan memperhatikan penampilan ketika mereka mulai menikmati rutinitas baru, dan melupakan hal-hal kecil yang sebelumnya mereka lakukan untuk memastikan penampilan terbaik di depan pasangan."Beberapa orang lebih memilih menghadapi antiklimaks setelah pernikahan dengan makan sesuka hati dan tinggal di rumah dibandingkan makan sehat dan olahraga ke gym."

Tapi, bukan berarti menikah bisa menjadi alasan Anda membiarkan berat badan bertambah. Meskipun masih dalam tahap bulan madu, 19 persen suami mengomentari penambahan berat badan istri mereka, dengan lebih dari setengahnya menyatakan akan melibatkan diri dalam membantu pasangan mereka menurunkan berat badan. Sekitar 30 persen telah melakukan diet sehingga bisa saling mendukung.(OL-05)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/12/06/1904/2/Perempuan-Cenderung-Gemuk-Setelah-Menikah