Senin, 22 Maret 2010

Pemerintah Siapkan Kebijakan Transportasi Terintegrasi di Jabodetabek

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem transportasi yang buruk di Jabodetabek, telah menimbulkan kemacetan yang sangat parah. Untuk memperbaiki kualitas sistem terportasi, pemerintah bakal menyusun kebijakan transportasi yang terintegrasi di Jabodetabek dengan Jakarta Urban Transport Policy Integration atau JUTPI.

Kepala Bidang Infrastruktur Transportasi Darat dan Kereta Api Amilia Aldian menyatakan JUTPI ini bertujuan untuk menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan oleh pengambil keputusan baik di tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di wilayah Jabodetabek untuk menyepakati kebijakan bersama dalam menyelesaikan masalah-masalah transportasi. "Jadi nanti ada kebijakan bersama dan kesatuan pandang antara pemerintah daerah di wilayah Jabodetabek dan pemerintah pusat," papar Amilia, di sela-sela jumpa pers JUTPI, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (10/3/2010).

Dia menjelaskan, nantinya JUTPI akan melakukan survei perjalanan penduduk dengan total sampel 180.000 keluarga yang tersebar di seluruh Jabodetabek dimulai pada 10 Maret 2010 . Hasil survei akan menggambarkan asal dan tujuan perjalanan penduduk Jabodetabek, jenis angkutan yang dipergunakan, biaya transportasi sehari-hari, pelayanan angkutan umum yang dikehendaki, dan sebagainya.

"Asumsinya kan kalau satu keluarga ada empat anggota keluarga, maka 180.000 keluarga itu nanti bisa mewakili kira-kira 3 persen dari total penduduk Jabodetabek," kata dia.

"Hasil survei ini bakal digabungkan dengan kajian transportasi sebelumnya, yakni Study on Integrated Transportation Master Plan for Jabodetabek (SITRAMP). Kemudian, hasilnya akan digunakan untuk penyusunan kebijakan peningkatan pelayanan sistem transportasi Jabodetabek."Nanti setelah keluar hasil survei juga akan disusun rekomendasi agar dibentuk badan bersama untuk mengurusi masalah transportasi di Jabodetabek," tandasnya.sumber:http://properti.kompas.com/read/xml/2010/03/10/16352566/pemerintah.siapkan.kebijakan.transportasi.terintegrasi.di.jabodetabek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar