Sabtu, 03 April 2010

Sarapan Ala Raja Turunkan Berat Badan

Sarapan Ala Raja Turunkan Berat Badan


SARAPAN besar yang mengandung lemak, menurut temuan peneliti, lebih baik untuk kesehatan jantung, ukuran lingkar pinggang dan tekanan darah dibandingkan sereal, roti, dan kue-kue yang kaya karbohidrat.

Menurut peneliti, paduan daging, sosis, telur, kacang kedelai, jamur, serta puding merupakan pilihan terbaik untuk memulai hari. Sarapan yang digoreng, diyakini memengaruhi metabolisme sepanjang hari dan mempermudah proses pembakaran makanan dan kudapan berikutnya.

"Makanan yang Anda konsumsi pertama kali di pagi hari kelihatannya mengatur program metabolisme Anda di sepanjang sisa hari," tutur peneliti Dr Martin Young, dari the University of Alabama di Birmingham, seperti dikutip situs dailymail.co.uk, Kamis (31/3).

Sereal, menurut studi yang dipublikasikan di Journal of Obesity ini, cenderung mengarahkan tubuh hanya untuk memecah karbohidart.

Berdasarkan temuan ini, peneliti dari Amerika Serikat menganjurkan Anda mengoptimalkan kesehatan dengan mengonsumsi makanan besar dan berlemak saat sarapan, diikuti dengan porsi makan siang yang lebih kecil dan makan malam yang ringan.

"Peribahasa kuno yang menganjurkan sarapan seperti raja, makan siang seperti pangeran dan makan malam seperti orang miskin, kemungkinan adalah kunci untuk kesehatan tubuh dan pikiran," terang peneliti.

Peneliti menemukan, tikus-tikus yang diberi makanan berlemak setelah bangun tetap sehat. Sedang tikus yang diberikan sarapan kaya karbohidrat, diikuti dengan makan malam berlemak, tidak sesehat tikus dalam kelompok pertama.

Tikus-tikus ini mengalami penambahan berat badan dan kesulitan mengolah gula, sehingga meningkatkan risiko diabetes. Selain itu, hasil tes darah menunjukkan bahwa tikus ini mengalami gangguan lain yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan
stroke.

Lemak tinggi

Studi ini, terang peneliti Profesor Molly Bray, menunjukkan bahwa jika Anda mengonsumsi sarapan kaya karbohidrat, makanan tersebut akan mendorong penggunaan karbohidrat sepanjang hari. Sedang jika mengonsumsi sarapan kaya lemak, Anda bisa mengubah penggunaan energi antara karbohidrat dan lemak.

"Studi-studi telah mempelajari tipe dan jumlah asupan makanan. Tapi, belum ada yang yang mengungkap apakah waktu mengonsumsi satu jenis makanan memengaruhi berat badan.รข€

Mengingat sebagian besar orang mengonsumsi beragam makanan sepanjang hari, temuan ini mempunyai implikasi jelas terhadap diet manusia."Studi kami menunjukkan bahwa jika Anda benar-benar ingin bisa merespon paduan makanan dengan efisien sepanjang hari, cobalah mengonsumsi makanan berlemak tinggi saat sarapan."

Penelitian ini bukanlah studi pertama yang menekankan pentingnya sarapan besar. Sebuah studi dari Amerika Selatan telah menemukan, perempuan yang makan setengah dari jumlah kalori total harian mereka di pagi hari menurunkan lebih banyak berat badan dibandingkan mereka yang menikmati sarapan kecil. (IK/OL-08)


Sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/04/03/2345/2/Sarapan-Ala-Raja-Turunkan-Berat-Badan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar